Halokaltim.com – Perairan sungai di kawasan Gedung Aini Rasyifa, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang, Kaltim, kembali berubah warna menjadi merah. Setelah kejadian itu muncul pada Rabu (12/8/20) lalu, banyak spekulasi bermunculan.
Mengutip bontangpost.id, kejadian itu diduga disebabkan adanya warga yang mencuci bekas penampung pewarna. Hal itu serupa dengan dua kejadian sebelumnya, ketika sungai di kawasan Gedung Aini Rasyifa berubah jadi merah pada 2014 lalu, dan di sungai seputaran BTN KCY pada 2018.
“Kemungkinan penyebabnya sama dengan kejadian sebelumnya,” kata salah satu warga, Arrahman, seperti ditulis bontangpost.id.
Dia mengaku bahwa sungai memerah sekira pukul 20.00 Wita, Rabu (12/8/20).
“Saat sore masih normal,” terangnya.
Dia khawatir kejadian ini membuat ekosistem rusak. Terlebih ini merupakan peristiwa kesekian kalinya.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bontang bergerak cepat mencari penyebab memerahnya air sungai di sekitar Tanjung Laut Indah tersebut. DLH Bontang menyusuri aliran air. Hingga berakhir di tempat pencucian motor di Jalan Beringin, Berebas Tengah.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran DLH Bontang Safriansyah mengatakan, pihaknya telah mengambil sampel air. Hasilnya akan keluar dalam waktu dekat.
“Kami akan memeriksa Ph (derajat keasaman) dan suhu. Kami juga ambil sampel air yang tidak tercemar sebagai pembanding,” terangnya. (ash)