Halokaltim.com – Lomba bertutur untuk Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) sudah sampai tingkat nasional. Pada kompetisi yang diadakan setiap tahunnya ini, Bontang berhasil mengirimkan siswa terbaiknya. Hal ini pun turut difasilitasi penuh oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bontang.
Kepala DPK Bontang, Retno Febriaryanti menjelaskan, setiap tahunnya DPK selalu mengikutsertakan siswa atau siswi hingga ke tingkat provinsi. Sebelumnya, Bontang pernah mewakili provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) di tingkat nasional pada 2016. Namun saat itu belum bisa meraih juara. Hingga akhirnya dengan banyak persiapan, di tahun ini bisa kembali mengirimkan perwakilan. Yaitu Tsaltsa Anin Nur Humaira.
“Setiap minggu kita lakukan pembinaan dengan mengandalkan pustakawan yang ada di sini. Kemudian saat mau tampil di tingkat provinsi, berlatih lagi,” ungkap Retno.
Menurutnya, pihaknya memberi dukungan penuh kepada siswa yang menjadi perwakilan dalam gelaran ini. Selain membina, pihaknya juga memberi masukan-masukan untuk memberi kekurangan yang ada. Termasuk juga turut memboyong serta siswa tersebut ke Kampung Dongeng di Samarinda dengan tujuan mendapat masukan dari pakar bertutur.
“Alhamdulillah dari itu semua menghasilkan kepercayaan diri ananda yang meningkat. Keterampilan, kemampuan dan kecakapan ananda jadi lebih terasah dan alhamdulillah hari ini bisa tampil maksimal,” ucap Retno.
Sementara itu, Tsaltsa Anin Nur Humaira mengungkapkan dirinya bisa merasa senang bisa mewakilkan Kaltim di tingkat nasional. Siswi yang akrab disapa Caca ini juga mengungkapkan mendapat dukungan penuh baik dari pembina, guru, serta orang tuanya.
“Senang dan deg-degan,” ungkapnya.
Persiapan untuk penampilannya ini pun dipersiapkan sejak jauh hari. Kurang lebih 4 bulan lamanya. Cerita yang dibawakan oleh Caca sendiri adalah Siluk dan Ayus, yang bercerita tentang asal usul sungai mahakam. Tak hanya mempersiapkan cerita, termasuk juga kostum dan alat peraga yang ia gunakan.
“Persiapannya mulai dari berlatih mimik wajah, sampe kostumnya juga. Harapannya bisa juara 1,” tutupnya. (adv/ayh)