Halokaltim, Sangatta – Koperasi Jasa Pemuda Kutim Hebat resmi menggandeng PDAM Kutai Timur (Kutim) dalam distribusi air minum dalam kemasan “Sangattaqua”. Langkah ini diklaim tidak hanya membuka lapangan kerja pemuda, tapi juga didorong untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor BUMD.
Ketua Koperasi Jasa Pemuda Kutim Hebat, Habibi, menegaskan bahwa kerja sama ini adalah wujud nyata kontribusi pemuda terhadap fiskal daerah. “Setiap botol Sangattaqua yang kami distribusikan akan menambah omzet PDAM,” ujarnya.
“Semakin besar omzet PDAM, semakin besar dividen untuk PAD Kutim. Ini cara pemuda ikut menaikkan APBD dari sektor riil,” lanjut Habibi.
Jaringan Pemuda = Perluasan Pasar BUMD
“Target 6 bulan pertama: masuk ke 200 titik meliputi Rumah Sakit, Puskesmas, hotel, sekolah, kantor pemerintahan, Dapur SPPG Makan Bergizi Gratis, hingga UMKM,” jelas Habibi.
Sementara itu, Kepala Unit AMDK PDAM Kutim, Recky Karepowan, menyebut kolaborasi ini strategis untuk efisiensi bisnis. “Kami produksi, pemuda yang distribusikan. Cost distribusi turun, volume penjualan naik. Ujungnya PAD Kutim ikut naik. Ini model kolaborasi BUMD-Koperasi yang saling menguntungkan,” kata Recky.
Multiplier Effect untuk Ekonomi Kutim
Selain dividen PDAM, kerja sama ini menciptakan multiplier effect:
1. Lapangan Kerja: Rekrutmen tim sales, driver, admin gudang, dan logistik dari pemuda lokal.
2. Perputaran Uang Daerah: Sangattaqua jadi official water di seluruh event Pemuda Kutim Hebat, Lomba Vlog Explore Potensi Desa, hingga kegiatan PKK & Bhayangkari.
3. Penguatan UMKM: Koperasi buka skema sub-distributor untuk UMKM dan pemuda desa.
4. Branding Daerah: Sangattaqua dibawa pemuda ke event regional & nasional sebagai produk kebanggaan Kutim. (*)
