Halokaltim.com – Kecamatan Bontang Barat mendapatkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari PT Pupuk Kaltim. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang masih mewabah. Serah terima bantuan dilaksanakan secara simbolis di Hotel Grand Equator, Jumat (7/8/20).
Adapun APD yang didapatkan berupa 3 unit partisi akrilik, satu unit wastafel portable lengkap dengan tandon dan sabun cuci tangan, 10 unit face shield, satu unit thermogun, serta 5 liter hand sanitizer.
Camat Bontang Barat Mathen Minggu, mengucapkan terima kasih atas bantuan Pupuk Kaltim kepada kantor Kecamatan Bontang Barat. Menurutnya, bantuan ini sangat dibutuhkan untuk optimalisasi pelayanan masyarakat di instansi yang dia pimpin saat ini. Apalagi, instansinya setiap hari berinteraksi dengan masyarakat untuk berbagai keperluan, sehingga perangkat antisipasi menjadi salah satu hal penting yang wajib dipenuhi.
Salah satunya partisi akrilik untuk pembatas jarak antara pegawai dengan masyarakat sesuai acuan protokol kesehatan, termasuk wastafel portable untuk dipasang di depan kantor Kecamatan, sebagai fasilitas bagi tamu maupun masyarakat yang datang.
“Bantuan ini sesuai pengajuan kami ke Pupuk Kaltim dan seluruhnya disetujui. Terima kasih atas dukungan Pupuk Kaltim untuk optimalisasi pelayanan di kantor Kecamatan Bontang Barat,” ujar Marthen.
Sementara itu, Superintendent Bina Wilayah Departemen CSR Pupuk Kaltim Agus Hermanto, mengatakan, seluruh bantuan yang disalurkan Pupuk Kaltim sejak pandemi hingga saat ini, merupakan bentuk keseriusan Perusahaan terhadap penanganan Covid-19 di Bontang. Melalui kontribusi yang diberikan, diharap penyebaran Covid-19 semakin ditekan dan masyarakat senantiasa menjaga diri melalui penerapan protokol kesehatan dengan baik.
“Pupuk Kaltim terus berupaya maksimal dalam menekan potensi penyebaran Covid-19 di masyarakat melalui bantuan yang disalurkan. Ini menjadi salah satu fokus Perusahaan,” kata Agus.
Begitu pula bantuan bagi instansi Pemerintahan menjadi perhatian khusus Pupuk Kaltim, agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Instansi pemerintah menjadi salah satu sasaran penyaluran bantuan untuk antisipasi Covid-19,” tukas Agus. (afq/adv)