Halokaltim, Kukar – Jalan poros sepanjang 10 meter di tepi Sungai Mahakam, Desa Batuq, Kecamatan Muara Muntai, Kutai Kartanegara, ambles pada Rabu malam, 6 Agustus 2025. Peristiwa ini memutus akses utama yang menghubungkan antardesa di Kecamatan Muara Muntai hingga antarwilayah dua kabupaten.
Kepala Desa Batuq, Suwandi, menjelaskan kronologi amblesnya jalan yang berada di RT 2 tersebut. Ia mengatakan, sehari sebelumnya sebuah pohon kweni berukuran besar tumbang di tepi sungai, sekitar empat meter dari lokasi jalan.
“Sekitar pukul 01.00 dini hari, bagian jalan di tepi sungai itu amblas. Panjangnya kurang lebih 10 meter dengan kedalaman sekitar empat meter. Jalan poros itu satu-satunya akses utama, jadi otomatis tidak bisa dilalui,” kata Suwandi, Kamis, 7 Agustus 2025.
Jalan yang ambles berbatasan langsung dengan Desa Minta, Kecamatan Penyinggahan, Kabupaten Kutai Barat. Karena letaknya vital, kerusakan tersebut segera ditindaklanjuti pemerintah desa.
Menurut Suwandi, perangkat desa bersama warga bergerak cepat membuka jalur darurat. “Sekitar jam 7 pagi, warga sudah berkumpul untuk membuat jalan alternatif di sisi darat jalan yang ambles,” ujarnya.
Jalur alternatif sementara ini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Untuk kendaraan roda empat, pihak desa masih berupaya memperbaiki agar bisa dilewati sebelum ada penanganan permanen.
Suwandi menduga amblesnya jalan dipicu abrasi sungai. Kondisi tersebut diperparah lalu lintas kapal pengangkut batu bara yang menimbulkan gerusan air di bawah permukaan tanah hingga akhirnya amblas ke arah sungai. (*adv/diskominfokukar)
