Halokaltim, Kukar – Pemerintah Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara, terus mengoptimalkan penyerapan Dana Desa (DD) untuk mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Fokus utama penggunaan anggaran diarahkan pada sektor ketahanan pangan, sosial, serta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah desa.
Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, menjelaskan bahwa pemanfaatan DD dilakukan berdasarkan petunjuk teknis (juknis) yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Salah satu prioritasnya adalah memberikan fasilitas bagi kelompok tani, perikanan, dan dasa wisma agar mereka dapat mengembangkan potensi secara maksimal.
“Melalui anggaran 20 persen, kita bisa mengalokasikan untuk memberikan suatu dukungan, tapi bukan berupa data,” ujar Sukirno, pada Rabu, 16 Juli 2025.
Selain itu, DD juga digunakan untuk program sosial seperti pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan kegiatan pembinaan dari pemerintah desa. Sukirno menegaskan bahwa pengelolaan dana dilakukan secara ketat dan akuntabel.
“Fokusnya sudah terposkan. Kita tidak bisa menyimpang daripada juknis yang ada itu,” tegasnya.
Dalam rangka pemerataan pembangunan infrastruktur, Pemdes Loh Sumber memastikan setiap dari sembilan Rukun Tetangga (RT) di desa tersebut mendapat alokasi proyek pembangunan. Sukirno menyebut bahwa minimal satu proyek akan dijalankan di tiap wilayah, menyesuaikan dengan kondisi anggaran.
“Pemerataan pembangunan yang harus kita lakukan, walaupun dengan keterbatasan anggaran. Apapun dalihnya, tidak ada pembenaran untuk tidak membangun,” ujarnya.
Lebih lanjut, Pemdes Loh Sumber juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah desa dan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, termasuk instansi terkait yang mendukung kelancaran proses pembangunan desa.
“Sinergi dan pendampingan yang dilakukan oleh berbagai instansi terkait sangat membantu dalam proses pembangunan desa,” akhiri Sukirno. (*adv/diskominfokukar)
