Halokaltim, Samarinda – Komisi IV DPRD Kalimantan Timur mengungkapkan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah di Kaltim belum berjalan optimal. Bahkan, beberapa daerah diketahui menunda pelaksanaan program ini, termasuk Kota Bontang.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agus Aras menyebut bahwa implementasi MBG tidak semudah yang dibayangkan. Banyak aspek teknis dan kesiapan daerah yang masih menjadi tantangan di lapangan.
“Tidak mudah menjalankan program MBG. Di Kaltim pun pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Ternyata tidak sesederhana yang direncanakan, banyak hal yang harus disiapkan terlebih dahulu,” jelasnya saat ditemui di sela-sela rapat kerja, Jumat (20/6/2025) yang lalu.
Ia menambahkan, hingga saat ini program MBG di Kalimantan Timur masih sepenuhnya didanai oleh APBN dan belum membebani APBD Kaltim. Ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung peningkatan gizi anak-anak di daerah.
“Kami pastikan hingga saat ini pembiayaan MBG masih bersumber dari APBN, jadi tidak mengganggu APBD Kaltim,” tegasnya.
DPRD Kaltim berharap seluruh daerah di Kaltim khususnya dapat segera menyesuaikan diri dan menyiapkan infrastruktur pendukung agar program ini bisa dijalankan merata dan berkelanjutan. Terlebih, MBG dinilai sangat penting dalam upaya menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak usia sekolah. (Adv/DPRDKaltim)
