Festival Kampong Seraong, Wujud Pelestarian Budaya Lokal Jembayan Tengah

Halokaltim,Kukar – Semangat pelestarian budaya kembali bergema di Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), lewat gelaran Festival Kampong Seraong. Festival ini menjadi puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 desa yang digelar pada 6 Juni 20225, setelah sebelumnya sempat diundur karena bertepatan dengan Hari Raya Iduladha.

 

Kepala Desa Jembayan Tengah, Masnur, mengatakan bahwa festival tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang dikemas secara berbeda setiap tahunnya. Tahun ini, penyelenggaraan dilakukan secara tematik dengan mengangkat kembali berbagai adat dan kesenian khas desa.

 

“Ini kegiatan tahunan kami. Tahun ini kami kemas dalam bentuk Festival Kampong Seraong sebagai apresiasi terhadap warisan budaya lokal,” ujar Masnur saat ditemui usai pembukaan acara, Selasa, 10 Juni 2025.

 

Rangkaian kegiatan dimulai dengan prosesi adat yang menggambarkan kehidupan masyarakat Jembayan Tengah. Upacara tersebut menjadi simbol penting dalam pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang masih dijunjung tinggi oleh warga.

 

Sehari sebelumnya, warga juga melaksanakan ritual adat Tempong Tawar, sebuah tradisi keliling batas wilayah desa yang bertujuan untuk menghormati leluhur dan menjaga harmoni lingkungan. Tradisi ini diyakini membawa keberkahan dan keselamatan bagi masyarakat desa.

 

“Semua unsur adat kami tampilkan agar masyarakat, khususnya generasi muda, tetap mengenal dan mencintai akar budayanya sendiri,” kata Masnur.

 

Festival juga diramaikan dengan kegiatan Beseprah, yakni tradisi makan bersama di Balai Pertemuan Umum (BPU) desa. Momen ini menjadi ajang silaturahmi antarwarga sekaligus bentuk rasa syukur atas pencapaian desa selama 19 tahun berdiri.

 

Desa Jembayan Tengah sendiri saat ini telah ditetapkan sebagai desa budaya. Pemerintah desa pun terus mendorong pengembangan potensi wisata berbasis budaya lokal. Harapannya, sektor ini mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

 

“Kami ingin festival ini bukan hanya sebatas seremoni tahunan, tetapi menjadi langkah awal dalam pengembangan desa budaya menuju desa wisata yang mandiri,” pungkas Masnur. (*adv/diskominfokukar)

Billy Bets – Join Billy Bets for non-stop action, big wins, and an unforgettable betting experience anytime, anywhere.
Exit mobile version