Halokaltim, Kukar – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menegaskan komitmennya dalam peningkatan kualitas pelayanan publik. Hal itu ditandai dengan penetapan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) bagi 3.870 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2024, Senin, 26 Mei 2025.
Seremoni berlangsung di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, dan dihadiri langsung oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah. Ribuan PPPK tampak antusias mengikuti prosesi penyerahan SK pengangkatan yang menandai awal tugas mereka sebagai bagian dari aparatur sipil negara.
“Ini bukan sekadar seremoni penyerahan SK. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memperkuat pelayanan publik serta peningkatan sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan,” tegas Edi dalam sambutannya.
Dari total 3.870 PPPK yang ditetapkan, terdiri atas 3.230 formasi teknis khusus, 441 formasi guru khusus, dan 199 tenaga kesehatan khusus. Para pegawai ini akan ditempatkan di 59 perangkat daerah, yang mencakup 33 OPD, 20 kecamatan, tiga RSUD, dan tiga instansi lainnya.
Penempatan ini dirancang untuk mendorong pemerataan sumber daya manusia, khususnya di unit-unit pelayanan dasar masyarakat. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menjadi penerima formasi terbesar dengan 989 orang, disusul Dinas Kesehatan sebanyak 275 orang, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sebanyak 148 orang.
Lebih lanjut, Edi menyampaikan bahwa masa kontrak kerja PPPK berlaku selama satu tahun dan dapat diperpanjang melalui evaluasi kinerja. Ia juga menekankan pentingnya peran aktif para pegawai baru sebagai agen perubahan di lingkungan birokrasi.
“Saya ingin saudara-saudara tidak hanya mengisi struktur, tapi benar-benar aktif, kreatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Kukar butuh ASN yang punya inisiatif dan tanggung jawab,” ujarnya.
Selain itu, Edi juga mengingatkan tentang pentingnya kedisiplinan dan integritas dalam menjalankan tugas. Ia bahkan menegaskan bahwa pegawai beragama Islam wajib mengikuti program Gerakan Etam Mengaji (GEMA) sebagai bagian dari penguatan karakter ASN.
“Jika tidak mampu mengikuti program GEMA, saya persilakan mundur dari PPPK,” ucapnya tegas.
Sebagai penutup, Edi meminta seluruh kepala OPD untuk turut mengawal proses adaptasi dan pembinaan para pegawai baru. Ia berharap, kehadiran ribuan PPPK ini mampu membawa energi baru dan meningkatkan kualitas layanan publik secara menyeluruh.
“Selamat bertugas. Tunjukkan bahwa kalian memang layak dipercaya dan diberi amanah,” pungkasnya. (*adv/diskominfokukar)
