KPU Kutim Selesaikan Pemeriksaan Kesehatan Semua Paslon, ASKB Memastikan Negatif Covid-19

Halokaltim.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Timur (Kutim) merampungkan proses pemeriksaan kesehatan terhadap semua pasangan calon (paslon). Ardiansyah Sulaiman-Kasmidi Bulang (ASKB) menjadi paslon terakhir yang melewati tes kesehatan.

Hal ini sebagai pemenuhan syarat mendaftar pemilihan kepala daerah (pilkada) oleh KPU Kutim. Sebagai tahapan yang wajib dilalui semua paslon.

Sebelumnya, Kasmidi sebagai calon wakil bupati, sempat dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 pada 4 September 2020, sehingga dirinya harus menjalani isolasi mandiri hingga 14 hari. Tepat pada Jumat (18/9/20), secara resmi Kasmidi telah dinyatakan negatif covid-19 melalui hasil tes PCR di RSUD Kudungga Sangatta.

Dalam surat keterangan tersebut, dinyatakan bahwa ‘test result’ atas nama Kasmidi Bulang adalah ‘SARS-CoV2 negatif’ atau negatif covid-19.

Surat hasil tes PCR Kasmidi Bulang yang dikeluarkan pada Jumat (18/9/20).

Selepas itu, Ardiansyah dan Kasmidi melanjutkan ke proses cek kesehatan yang secara resmi oleh KPU, yakni di RSUD Kudungga Sangatta, Sabtu (19/9/20).

Komisioner Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kutim, Muhammad Indra mengatakan, paslon ASKB adalah yang terakhir melakukan cek kesehatan sebagai tahapan pendaftaran Pilkada Kutim. Sebelumnya, paslon lain, Mahyunadi-Kinsu (Makin) dan Awang Ferdian Hidayat-Uce Prasetyo (AFI-Uce) telah melakukan cek kesehatan.

“Sebelum masuk ke pemeriksaan kesehatan, meski sudah melakukan tes swab/PCR mandiri, paslon pilkada tetap diwajibkan melakukan tes swab/PCR lagi sebagai syarat di KPU. Sabtu ini, adalah tahapan MCU (medical check up) dan napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif : pemeriksaan urin) oleh BNN (Badan Narkotika Nasional) dan IDI (Ikatan Dokter Indonesia),” terang Indra kepada jurnalis halokaltim.com, Sabtu (19/9/20) siang.

Pada Minggu (20/9/20) ini, lanjut Indra, paslon ASKB dijadwalkan mengikuti tahapan cek kesehatan berikutnya, yaitu psikotes atau tes psikologi oleh HIMPSI (Himpunan Psikolog Indonesia).

“Jadi kemarin waktu pendaftaran awal, semua paslon diharuskan tes swab/PCR. Lantaran sempat positif covid-19, makanya ditunda. Tapi sekarang sudah dilanjutkan karena sudah negatif,” terang Indra.

Setelah ini, menurut Indra, tahapan pendaftaran Pilkada Kutim adalah penetapan calon bupati dan calon wakil bupati yang telah menyelesaikan pendaftaran, di Kantor KPU Kutim, 23 September 2020. Kemudian dilanjutkan pengundian nomor urut para peserta pilkada, 24 September.

“Tahapan ini sesuai dengan PKPU (Peraturan Komisi Pemilihan Umum) Nomor 5 Tahun 2020 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020,” papar Indra.

Terpisah, Kasmidi berharap masyarakat Kutim bisa lebih patuh dalam menjalani protokol kesehatan. Selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan dan menjauhi kerumunan.

“Virus corona dapat menyerang siapa saja, tua muda tanpa pandang bulu. Kita harus saling mendukung untuk melawan penyebaran virus tersebut bersama-sama,” tutur Kasmidi.

Diketahui, dalam proses mendaftar Pilkada pada 5 September 2020, paslon ASKB melakukannya secara terpisah. Ketika Ardiansyah mendaftarkan secara langsung ke Kantor KPU Kutim, Kasmidi turut mengikuti proses pendaftaran lewat aplikasi ‘zoom meeting’ dari kediamannya. (adv/mon)

Billy Bets – Join Billy Bets for non-stop action, big wins, and an unforgettable betting experience anytime, anywhere.
Exit mobile version