Halokaltim.com – Setelah menghempaskan sebilah parang ke tubuh Andis (30), amarah lelaki berinisial SU (43) itu awalnya telah ditenangkan. Namun perseteruan kembali berlanjut di Jl Poros Bengalon-Sangkulirang RT 07, Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur (Kutim), Kaltim.
Kepada halokaltim.com, Kapolsek Bengalon AKP Zarma Putra menjelaskan, kejadian tersebut semula terjadi di depan Toko Khalifah Studio Foto, Selasa (18/8/20) sekira pukul 11.00 Wita.
Andis yang merupakan warga Jl Poros Bengalon-Sangkulirang RT 07, sekaligus pemilik Toko Khalifah Studio Foto, saat itu sedang cekcok di depan warung milik SU yang letaknya berseberangan dengan toko milik korban.
Menurut Zarma, berdasarkan keterangan seorang warga, Meliyani (33), bahwa pelaku membawa sebilang parang yang dipegang di sebelah kanan dan sarung parang di tangan kiri. Lalu, tidak lama kemudian pelaku langsung menebaskan parang ke tubuh korban.
“Tapi korban sempat menghindar dan kemudian lari ke arah jembatan. Kemudian pelaku dilerai warga dan dibawa masuk ke dalam rumah pelaku oleh warga,” ungkap Zarma.
Selanjutnya, setelah lari kemudian korban kembali ke dalam tokonya. Kurang lebih 10 menit kemudian, terdengar lagi keributan dari dalam toko milik Andis.
“Seorang saksi melihat bahwa pelaku keluar dari dalam toko korban dengan membawa parang dan langsung pergi ke arah Sangkulirang dengan menggunakan sepeda motor. Sedangkan korban keluar dari toko dengan luka robek di bagian pipi sebelah kiri dan tangan sebelah kiri bagian jari kelingking luka robek,” beber Zarma.
Melihat kejadian tersebut, lanjutnya, warga setempat langsung membawa korban ke Puskesmas Bengalon. Warga juga langsung melaporkan kejadian sekaligus meminta bantuan kepada Polsek Bengalon.
“Saat ini pelaku melarikan diri dan masih dalam pencarian,” tambah Zarma.(ash)