Arfan Kecewa, KTM 45 Terdeteksi Belakangan, Diduga Sempat Kontak ke Orang-orang Bengalon

Halokaltim.com – Seorang warga Kutai Timur (Kutim) baru saja dikabarkan terkonfirmasi positif virus corona disease (covid-19), dengan kode KTM 45. Belakangan diketahui, lelaki tersebut sempat melakukan kontak dengan lingkungan sebuah perusahaan di Kecamatan Bengalon, Kutim, Kaltim.

KTM 45 dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 melalui uji swab di RS Pertamina Balikpapan. Diduga dia sempat melakukan kontak sosial secara langsung dengan karyawan perusahaan tempatnya bekerja.

Wakil Ketua II DPRD Kutim, Arfan, sangat menyayangkan hal tersebut. Bahwa, kejadian ini seharusnya tidak terjadi dari lingkungan perusahaan yang selama ini justru dipercaya sebagai salah satu mitra baik pemerintah dan DPRD.

“Yang sangat saya sayangkan adalah mengapa KTM 45 tidak pro aktif dalam melakukan pengecekan kesehatan setelah melakukan perjalanan dari Pulau Jawa. Apalagi saya dapat laporan dari Puskesmas Sepaso bahwa beliau ini adalah termasuk unsur pimpinan di perusahaan tersebut, maka hal itu menjadi contoh yang tak layak bagi ratusan atau ribuan karyawan bawahannya,” ungkap Arfan kepada tim halokaltim.com, saat melakukan rilis di Rumah Jabatan Wakil Ketua DPRD, Senin (22/6/20) sore.

Padahal, lanjut Arfan, pihak perusahaan sudah cukup terlibat bersama tim Gugus Tugas Covid-19 dengan pemerintah dan DPRD, dalam upaya penanggulangan wabah covid-19 di Kutim. Banyak tenaga dan anggaran yang telah dikeluarkan. Sehingga hal tersebut tidak sepantasnya terjadi.

“Kabar ini belakangan diketahui, karena beliau KTM 45 baru ketahuan terkonfirmasi positif corona setelah tes swab di Balikpapan. Sedangkan sebelumnya beliau sudah sempat melakukan kontak ke lingkungan perusahaan,” ujar Arfan.

Dirinya menegaskan, akan melaporkan hal ini kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Kutim supaya ditindaklanjuti. Harapannya agar ada upaya pemeriksaan kesehatan dan berbagai tahapan penanggulangan dan penanganan covid-19 di lingkungan perusahaan tersebut.

“Jika ini benar, saya minta agar pihak perusahaan bisa taat aturan, dan memeriksa lingkungan yang sempat melakukan kontak langsung dengan KTM 45. Perusahaan yang memiliki banyak kontraktor tersebut harusnya bisa subjektif, tidak hanya memberi aturan kepada karyawan dan kontraktor saja, tapi pihak manajemen juga harus bisa sama-sama taat dengan aturan kesehatan demi kebaikan kita bersama,” tegas Arfan.

Terpisah, Head of HR – PT Darma Henwa, Yadi Indra menanggapi hal tersebut. Dia membenarkan adanya karyawan perusahaan di tempatnya bekerja tersebut telah dinyatakan terkonfirmasi positif covid-19 melalui tes swab di RS Pertamina Balikpapan. Kini, KTM 45 tersebut sedang menjalani karantina di rumah sakit tersebut.

Kronologis kejadian, menurut Yadi, bahwa KTM 45 baru saja melakukan cuti beberapa waktu lalu di Pulau Jawa. Setelah itu, dia akan diberikan posisi baru dalam struktur manajemen perusahaan. Namun syaratnya harus menjalani tes swab.

“Saat dia melakukan tes swab di RS Pertamina Balikpapan, ternyata dia dinyatakan positif covid-19. Makanya beliau menjalani karantina di RS Pertamina Balikpapan,” ungkap Yadi saat dihubungi tim halokaltim.com, Selasa (23/6/20) siang. (ash)

Billy Bets – Join Billy Bets for non-stop action, big wins, and an unforgettable betting experience anytime, anywhere.
Exit mobile version