Halokaltim, Kukar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang komunikasi publik. Salah satunya melalui pelatihan jurnalistik dan desain grafis yang digelar selama dua hari, melibatkan sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Pelatihan ini diikuti oleh 25 peserta, terdiri atas 10 perwakilan dari Radio Pemerintah Kabupaten (RPK) dan 15 peserta dari Pengadilan Agama Tenggarong. Kegiatan berlangsung di Aula Diskominfo Kukar, dengan materi yang disampaikan langsung oleh narasumber internal.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi peningkatan kualitas penyampaian informasi yang edukatif, kredibel, dan sesuai dengan etika komunikasi publik, khususnya melalui media sosial dan kanal digital lainnya.
“Dalam era digital seperti sekarang, kemampuan jurnalistik sangat penting. Masyarakat mengandalkan media sosial sebagai sumber informasi, sehingga akun-akun resmi instansi perlu dikelola secara profesional,” jelas Solihin, Selasa, 10 Juni 2025.
Para peserta mendapatkan berbagai materi teknis, mulai dari teknik dasar penulisan berita, prinsip desain grafis, hingga strategi pengelolaan konten media sosial dan pemanfaatan website resmi sebagai media penyampaian informasi publik.
Selain itu, aspek keamanan digital juga menjadi salah satu fokus dalam pelatihan ini. Diskominfo membekali peserta dengan pemahaman dasar terkait perlindungan data dan potensi ancaman siber, mengingat akun media sosial resmi milik instansi kerap menjadi sasaran penyalahgunaan.
“Tujuan kami adalah memastikan bahwa informasi yang disampaikan melalui media digital benar, terpercaya, dan tidak menimbulkan disinformasi,” ujar Solihin.
Menanggapi antusiasme peserta, Diskominfo Kukar membuka peluang untuk menggelar pelatihan serupa di instansi lain. Salah satunya dari Kelurahan Maluhu yang telah menyampaikan permohonan kegiatan pelatihan.
“Ke depan, kami akan perluas cakupannya. Kami juga akan memperkuat pelatihan dengan materi keamanan siber agar pengelolaan informasi publik semakin baik dan aman,” pungkasnya. (*adv/diskominfokukar)













