Halokaltim, Kukar – Taman Tanjong yang terletak di jantung Kota Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), terus dimaksimalkan fungsinya sebagai ruang publik yang tidak hanya indah dipandang, tapi juga aktif dan hidup. Pemerintah daerah melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar mendorong pemanfaatan taman ini sebagai pusat kegiatan masyarakat, khususnya di kalangan anak muda.
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, mengatakan bahwa letak strategis taman membuatnya sangat potensial menjadi ruang interaksi sosial yang sehat. Tidak hanya untuk bersantai atau berfoto, taman ini mulai digunakan sebagai arena olahraga dan kegiatan komunitas.
“Kami ingin menunjukkan bahwa taman ini bukan hanya tempat nongkrong atau selfie, tapi bisa jadi pusat kegiatan masyarakat, termasuk olahraga seperti bejaguran,” kata Ali, Rabu, 21 Mei 2025.
Salah satu kegiatan yang segera digelar di taman ini adalah Bejaguran Entertainment, pada 20–21 Juni 2025. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menghadirkan aktivitas yang menarik dan relevan dengan generasi muda.
“Olahraga yang tumbuh dari masyarakat seperti bejaguran ini sangat cocok dikemas di ruang terbuka seperti ini. Kita hidupkan taman kota dengan kegiatan yang disukai anak muda,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ali menuturkan bahwa Taman Tanjong berpeluang besar menjadi ikon Kota Tenggarong. Namun, pencapaian tersebut memerlukan sinergi antara pemerintah daerah dengan komunitas lokal. Dispora Kukar pun siap mendukung berbagai kegiatan, mulai dari proses perizinan hingga pendampingan teknis.
“Kita ingin masyarakat merasa memiliki tempat ini. Kalau ramai dan terisi dengan kegiatan positif, taman akan tumbuh sehat. Bukan sekadar ruang kosong yang tidak dimanfaatkan,” imbuhnya.
Pengembangan fungsi taman juga sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam memperluas akses masyarakat terhadap olahraga non-formal. Selain menjadi tempat berekspresi, taman kota diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata dan ruang edukatif yang inklusif.
“Ke depan, kami berharap akan ada lebih banyak kegiatan seni, olahraga, dan festival komunitas yang rutin digelar di sini,” kata Ali.
Sebagai penutup, ia mengajak seluruh warga Kukar untuk ikut menjaga dan merawat fasilitas publik tersebut. Ia menekankan bahwa keberadaan taman akan menjadi lebih berarti jika digunakan secara positif dan berkelanjutan.
“Kukar butuh ruang seperti ini, dan kami siap dorong agar manfaatnya semakin luas,” pungkasnya. (*adv/diskominfokukar)













