Bengalon-Muara Wahau Bersatu bersama Mahyunadi-Kinsu

Halokaltim.com – H Mahyunadi SE MSi dan H Lulu Kinsu hadir dengan mengusung tagline ‘untuk perubahan’ di Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Berbagai kalangan masyarakat terus berdatangan memberi dukungan.

Di Kecamatan Bengalon, Mahyunadi mendapat sambutan luar biasa. Ketua DPRD Kutim 2014-2019 itu memaparkan berbagai hal menyangkut langkah politik untuk melakukan perubahan di Kutim kepada warga Lebak Luar, RT 02, Sepaso Timur dan Bukit Indah RT 12, Sepaso Barat.

“Kami mengajak masyarakat untuk berjuang bersama-sama memenangkan Mahyunadi-Kinsu agar cita-cita perubahan bisa terlaksana,” kata adik kandung wakil ketua DPD RI, Mahyudin itu.

Sejatinya, banyak masyarakat yang ingin menghadiri langsung kampanye Mahyunadi. Hanya saja sesuai aturan dari Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu), sosialisasi boleh dihadiri maksimal 50 orang.

“Mohon maaf kepada masyarakat yang tidak bisa hadir langsung pada saat kampanye, karena memang kita harus menaati protokol kesehatan,” katanya.

Beragam aspirasi disampaikan masyarakat. Mulai dari peningkatan kesehatan, peningkatan jalan pertanian, penyerataan terhadap rumah ibadah, serta fasilitas penunjang untuk peningkatan skill pemuda agar siap kerja.

Sambutan luar biasa juga diterima H Kinsu. Menyambangi Kecamatan Muara Wahau, pengusaha sukses itu pun dielu-elukan oleh masyarakat di Desa Wahau Baru dan Desa Persiapan Jabdan.

“Percepatan pembangunan di tingkat desa seharusnya dilakukan agar roda perekonomian masyarakat semakin meningkat, dan pada gilirannya akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” kata H Kinsu kepada masyarakat.

H Lulu Kinsu mendorong agar kesejahteraan masyarakat Muara Wahau meningkat. (Media Center)

Bukan saja tentang kemajuan daerah dipicu oleh program pembangunan, kata dia, namun juga kesejahteraan masyarakat yang dapat menstimulus banyak sektor.

“Untuk memastikan hal itu kami memerlukan kerja kolosal dari segala pihak. Terutama partisipasi masyarakat,” jelasnya.

Dan demi mewujudkannya bersama-sama, H Kinsu pun mengajak masyarakat untuk menggunakan hak pilih untuk memilih pasangan H Mahyunadi dan H Lulu Kinsu pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 9 Desember 2020 mendatang.

Untuk membangun Kutim, Mahyunadi-Kinsu sudah menyiapkan beragam program yang diimplementasikan melalui visi “Terwujudnya Kabupaten Kutai Timur yang Maju, Mandiri, dan Sejahtera Berlandaskan Gotong Royong”. Visi-misi yang diusung Mahyunadi-Kinsu memang sejalan dengan kebutuhan masyarakat Kutim.

Berikut ini implementasi pemikiran Mahyunadi-Kinsu yang penting diketahui:

Ingin mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan proporsional

Implementasi:

  1. Penambahan ruas dan peningkatan kualitas jalan
  2. Penyelesaian pelabuhan laut Sangatta dan pembangunan bandara
  3. Elektrifikasi listrik di semua desa
  4. Sambungan instalasi PDAM di semua desa

Ingin menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat dengan mengembangkan UMKM, koperasi, agribisnis dan agroindustri

Implementasi:

  1. Kemudahan kredit modal usaha UMKM, dan pengembagan koperasi.
  2. Bantuan saprodi pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan
  3. Peningkatan nilai tambah hasil produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.
  4. Penyerapan tenaga kerja lokal di semua industri ( pertambangan, migas, CPO dan turunannya)
  5. Pengembangan pariwisata dan budaya lokal
  6. Mengembangkan program desa mandiri dan sejahtera

Ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang cerdas, sehat, berbudi pekerti luhur, dan berdaya saing

Implementasi:

  1. Alokasi anggaran 20 persen di bidang pendidikan untuk bantuan perlengkapan siswa, pemberian beasiswa, pendidikan nonformal, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru serta pendirian dan pengembangan balai latihan kerja
  2. Pembangunan rumah sakit pratama, pembangunan rumah dokter, peningkatan kualitas sarana, prasarana dan pelayanan kesehatan, bantuan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu serta bantuan pemenuhan gizi ibu hamil dan balita
  3. Peningkatan dan pemerataan kualitas pemuka agama dan rumah ibadah

Ingin mewujudkan tata kelola lingkungan yang baik serta tatanan kehidupan sosial yang harmonis

Implementasi:

  1. Alokasi anggaran 50-100 juta per RT/tahun untuk kegiatan sosial, sarana olahraga dan seni, kegiatan keagamaan dan kegiatan penataan lingkungan di tiap RT
  2. Penataan peruntukan lahan per kecamatan
  3. Pembinaan lembaga adat, ormas, OKP, olahraga, seni dan budaya
  4. Menumbuhkembangkan budaya gotong-royong dalam masyarakat

Ingin mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan publik dan berbasis elektronik

Implementasi:

  1. Penerapan e-goverment dan e-budgeting dalam penyelenggaraan pemerintahan
  2. Peningkatan kualitas, kapasitas, dan kesejahteraan ASN
  3. Peningkatan kesejahteraan tenaga honorer melalui pengupahan UMK
  4. Mendorong percepatan penyelesaian pembangunan proyek strategis nasional di Kawasan Industri Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK)

(*)

Editor : Raymond Chouda 

Billy Bets – Join Billy Bets for non-stop action, big wins, and an unforgettable betting experience anytime, anywhere.