Halokaltim.com – Untuk membantu mengobati kesedihan para korban banjir bandang di Masamba, Luwu Utara, gabungan paguyuban di Kutai Timur (Kutim), Kaltim, bergerak mengumpulkan bantuan dan mengantarkannya langsung ke pengungsian lokasi musibah di Masamba, Sabtu (25/7/20).
Gabungan paguyuban dari Kutim tersebut antara lain adalah Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR), Kerukunan Luwu Utara (KLRU), Ikatan Pemuda Luwu Raya (IPRL), Kerukunan Wajo, juga ormas kedaerahan dari adat Kutai dan Dayak yang ada di Kutim, diikuti juga oleh Persatuan Artis Melayu Indonesia (PAMMI).
Keberangkatan itu dilakukan dengan diketahui dan disetujui serta didukung oleh Pemkab Kutim. Itu dibuktikan dengan surat perintah tugas yang ditandatangani Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang, yang juga memberangkatkan perwakilan staf Pemkab Kutim untuk ikut mengantarkan bantuan kemanusiaan tersebut.
Wakil Ketua KKLU, Mustika mengatakan, penyerahan bantuan yakni hampir mencapai Rp 200 juta, hasil dari sumbangan anggota paguyuban dan ormas, ditambah bantuan masyarakat Kutim yang dipungut dari sumbangan di pinggir jalan Kutim.
“Kami sudah berupaya menghimpun bantuan dari masyarakat dengan langsung turun ke jalan, juga ditambah sumbangan dari anggota paguyuban-paguyuban yang ikut serta melalui transfer rekening bank,” ungkap Mustika.

Ketika memberangkatkan bantuan tersebut, lanjut dia, sebagian uang dibelanjakan dalam bentuk bantuan barang dan sembako yang dirasa bermanfaat bagi para pengungsi. Antara lain, beras, tikar, selimut, sarung, terpal, peralatan mandi, handuk, pakaian dalam wanita dan laki laki, biskuit, sabun cuci pakaian/piring, peralatan sholat, hingga peralatan dapur.
“Bantuan dalam bentuk barang dan sembako kami beli dari Makassar kemudian langsung kami antar. Sebagiannya lagi kami serahkan bantuan uang tunai kepada para korban bencana alam Masamba itu,” terang Mustika.
“Menurut para masyarakat korban bencana, bantuan dari kami ini adalah yang pertama kali dari luar pulau yang diantar secara langsung, yaitu dari Kalimantan Timur. Kami menyerahkan bantuan ini dilakukan secara simbolis kepada Bupati Luwu Utara,” papar perempuan itu.
Pembina IPRL, Armin Nazar mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu untuk meringankan penderitaan dari musibah banjir bandang masyarakat Masamba dan sekitarnya. Sebab musibah tersebut adalah banjir bandang berupa air bercampur lumpur yang berdampak luas.
“Itu membuat banyak masyarakat kehilangan keluarga dan tempat tinggal, juga mata pencaharian. Kami berharap bisa membantu dan memberi perhatian, serta membuat mereka terhibur dengan adanya bantuan kemanusiaan ini,” ungkap Armin Nazar. (ash)













