Komandan Brigif 32/Mangkalihat Silaturahmi ke KPC, Sinergi Kelola Lahan Pasca Tambang Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Halokaltim, Kutai Timur – Komandan Brigif 32/Mangkalihat kunjungi PT. Kaltim Prima Coal (KPC) Sangatta (23/1/26). Dipimpin langsung oleh Komandan Brigade Infanteri 32/Mangkalihat Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H., M.I.P., didampingi Danyonif TP 879/ RC Mayor Inf Taufan Hendryanto Siswoyo, S.S.T.Han., beserta Jajaran.

Rombongan Danbrigif 32/Mkl beserta jajaran tiba di Kantor External Relation S11 KPC dan diterima langsung oleh General Manager HSES Kris Pranoto, Act. General Manager ESD Nanang Supriyadi, Manager Security Ade Adrian beserta Jajaran.

Kolonel Inf Agussalim Tuo, S.H, M.I.P menyebut, jika kunjungan ini merupakan perdana sekaligus silaturahmi dan perkenalan Komandan Brigif beserta jajaran yang saat ini bermarkas di wilayah kecamatan Bengalon kepada manajemen KPC.

“Brigif 32/Mangkalihat dan satuan dibawahnya adalah satuan baru TNI AD yang menggabungkan kemampuan tempur militer dengan keahlian pembangunan wilayah, fokus pada ketahanan pangan, membantu Pemerintah Daerah dalam infrastruktur, kesehatan serta kesejahteraan masyarakat,” ungkap Agussalim.

Satuan ini lanjutnya, diperintahkan langsung oleh Presiden RI dan Komando Pusat di Kodam VI/ Mulawarman, dimana saat ini Kalimantan Timur khususnya wilayah Kutai Timur merupakan obyek vital nasional (Obvitnas) yang dikembangkan sebagai salah satu daerah pengembangan pertanian.

“Saya beserta jajaran mengucapkan terima kasih atas sambutan yang baik oleh Manajemen KPC. Semoga kunjungan ini menjadi awal yang positif kerjasama antara perusahaan swasta dengan pihak Brigif. Dengan harapan bersama dapat mengelola lahan pasca tambang KPC agar bermanfaat dan produktif menjadikan lahan pertanian guna mendukung ketahanan pangan nasional”, tutup Agussalim.

Terpisah, GM HSES KPC Kris Pranoto dalam kesempatan tersebut mengucapkan selamat datang kepada Dan Brigif beserta jajaran yang telah berkunjung di kantor KPC.

KPC lanjut Kris menyebut, jika saat ini telah membantu masyarakat dengan memanfaatkan air pasca tambang menjadi air bersih melalui program seperti IPA Kudungga yang merupakan bahan baku utama PDAM yang melayani ribuan masyarakat Kutim.

Terkait kerjasama bidang pertanian, lanjut Kris akan melakukan monitoring lapangan, mengkaji serta melihat terlebih dahulu potensi yang ada di wilayah pasca tambang yang bisa dimanfaatkan untuk lahan pertanian.

“KPC siap membantu serta bekerjasama dengan Brigif dan Jajaran dalam pengelolaan dan pengelolaan lahan pasca tambang untuk lokasi pertanian padi khususnya lahan sawah. Dengan semangat kolaboratif dan berkelanjutan dalam upaya membantu pemerintah dalam program ketahanan pangan nasional”, tutupnya.

Billy Bets – Join Billy Bets for non-stop action, big wins, and an unforgettable betting experience anytime, anywhere.