Sosialisasi Organisasi Kemasyarakatan di Kutim, Mahyunadi Soroti Peran Ormas Sebagai Mitra Pemerintah: Harus Mandiri dan Profesional

Wabup Kutim, Mahyunadi.

Halokaltim, Sangatta – Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim), Mahyunadi, menyoroti pentingnya standar profesionalisme bagi organisasi kemasyarakatan (ormas) selaku mitra strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas daerah serta memperkuat pembangunan sosial. Peran dan keberadaan ormas sebagai “garda sosial” tidak dapat dipisahkan dari dinamika masyarakat.

Hal itu disampaikannya pada kesempatan pembukaan Sosialisasi Organisasi Kemasyarakatan di Ruang Meranti, Kantor Bupati, Sangatta, Selasa (18/11). “Pemerintah daerah tidak mungkin bekerja sendiri. Sinergi dengan ormas menjadi kunci menjaga Kutai Timur tetap aman, kondusif, dan produktif,” kata Mahyunadi di hadapan ratusan peserta dari berbagai ormas di Kutim

Menurutnya, ormas harus memiliki administrasi, struktur, dan sistem pengelolaan yang akuntabel, bukan sekadar wadah kumpul atau kegiatan sporadis, “Ormas harus mandiri dan profesional. Pengelolaan kegiatan dan dananya harus transparan,” ujarnya.

Perihal itu pemerintah mendorong pemanfaatan aplikasi SIORMAS sebagai solusi tata kelola ormas yang profesional, “Itu sebabnya aplikasi SIORMAS kita dorong sebagai instrumen untuk memastikan akuntabilitas,” sambungnya.

Mahyunadi menilai, penggunaan platform digital tersebut bukan hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi jawaban atas tuntutan publik terhadap tata kelola organisasi yang lebih terbuka.

Di tengah menghangatnya suasana pra-Pilkada, Mahyunadi mengingatkan agar ormas tetap menjadi perekat sosial di tingkat akar rumput. Mahyunadi meminta ormas tidak terjebak dalam polarisasi, kampanye gelap, atau provokasi yang berpotensi memicu konflik horizontal.

“Peran ormas sangat penting untuk menjaga kerukunan. Jangan sampai dinamika politik menodai hubungan antarwarga. Tahun politik harus tetap kita lewati dengan suasana damai,” tegasnya.

Wabup juga mengingatkan, setiap ormas wajib mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku, termasuk pelaporan dalam penggunaan dana hibah. Ia menekankan bahwa pemerintah akan memperketat mekanisme evaluasi terhadap penerima hibah agar lebih tepat sasaran dan berdampak jelas.

“Semua bantuan pemerintah harus dipertanggungjawabkan. Tidak ada alasan untuk tidak patuh. Ketidakpatuhan bukan hanya melanggar aturan, tapi mencederai kepercayaan publik,” tegas Mahyunadi.

Mengakhiri arahannya, Mahyunadi mengajak seluruh ormas untuk memperkuat kontribusi positif mereka di masyarakat. “Kita ingin ormas menjadi motor kegiatan sosial, pendidikan, kemanusiaan, dan pemberdayaan. Kutai Timur membutuhkan energi positif dari semua elemen,” tukasnya. (Adv/Diskominfo Kutim)

Billy Bets – Join Billy Bets for non-stop action, big wins, and an unforgettable betting experience anytime, anywhere.