Halokaltim – Pemkab Kutai Timur terus melakukan upaya-upaya mengatasi persoalan ekonomi daerah. Salah satunya persoalan inflasi, ketidakstabilan harga bahan pokok di pasaran.
Sebagaimana diketahui bahwa Pemkab Kutai Timur menggelar pasar murah, dalam rangka upaya mengendalikan inflasi. Yang salah satu layanannya adalah dengan pemberian kupon kepada masyarakat.
Kabid Perdagangan sekaligus Plt Sekretaris Disperindag Kutai Timur (Kutim) Pasombaran, ST, MM menjelaskan mekanisme pembagian kupon pasar murah yang disiapkan pemerintah daerah dalam rangkah mengendalikan inflasi pasca penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM).
Dia menegaskan kupon pasar murah tersebut diberikan kepada pihak Kecamatan. Kemudian mereka lah yang menyalurkan kupon tersebut kepada pihak desa/kelurahan untuk kemudian dilanjutkan ke ketua Rukun Tetangga (RT) di masing-masing wilayah sasaran.
“Jadi RT yang menjadi rantai terakhir yang membagikan kupon tersebut kepada warga yang membutuhkan atau bagi warga yang terdampak inflasi akibat penyesuaian kenaikan harga BBM,” jelas Pasombaran, Sabtu (26/11/2022).
Pasombaran menyatakan, pihaknya memberikan kewenangan kepada pihak kecamatan, desa/kelurahan, dan RT siapa-siapa yang dinilai tepat menerima sembako murah.
“Kita turun berdasarkan data itu, jadi yang membawa kupon itu yang kita layani,” jelasnya.
Gelaran pasar murah dilakukan dalam upaya pemerintah daerah mewujudkan visi dan misi untuk membangun Kutai Timur sebagaimana slogan yang dicanangkan Ardiansyah Sulaiman dan kasmidi bulang yakni menata kembali Kutai Timur sejahtera untuk semua.
Diharapkan pergelaran pasar murah dapat membantu Masyarakat khususnya warga kalangan menengah ke bawah pasca penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM), dan pasca pandemi covid-19. (*)
