Halokaltim.com – Jajaran DPD Partai NasDem Kutai Timur (Kutim) turut berempati dan prihatin atas kejadian yang menimpa Bupati Kutim Ismunandar dan istrinya Ketua DPRD Kutim Encek UR Firgasih.
Sekretaris DPD Nasdem Kutim, Arfan menyampaikan permemohonan maaf kepada masyarakat atas tersandungnya bupati yang karib disapa Ismu itu, yang juga merupakan dewan pertimbangan Nasdem Kutim, pada kasus korupsi. Dia juga menyampaikan rasa empati dan berduka atas kejadian penangkapan dan penetapan Ismu sebagai tersangka oleh KPK.
Sekretaris DPD Nasdem Kutim, Arfan mengatakan, hari ini jajaran DPD Nasdem Kutim sangat bersedih dan berduka dengan kejadian musibah yang menimpa bupati Kutim tersebut. Di mana masyarakat semua sudah memahami apa yang telah terjadi.
Dia menyatakan, kali ini dirinya mengumpulkan jajaran DPD Nasdem Kutim untuk bersama-sama memberi semangat kepada Ismu dan keluarga, dengan harapan bisa mendapat kesabaran dan ketabahan atas musibah yang telah terjadi tersebut.
“Kami juga meminta maaf kepada masyarakat,” ujar dia.
“Terkait keputusan untuk kepengurusan terhadap beliau (Ismunandar) kami menyerahkan sepenuhnya kepada DPW dan DPP Partai Nasdem, karena ada mekanisme dalam partai. Kami tentu sangat prihatin dan berduka terhadap beliau, karena beliau adalah panutan sebagai orang pintar dan orang baik yang ada di Kabupaten Kutai Timur ini,” ungkap Arfan.
Adapun persiapan Ismu di Pilkada Kutim 2020, Arfan mengaku tidak dapat berbicara banyak.
“Pencalonan beliau di Pilkada Kutim kami serahkan sepenuhnya kepada DPP Partai Nasdem pusat,” ungkap dia.
Diketahui, Ismu dan istrinya, beserta tiga kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan dua kontraktor, baru saja terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (2/7/20). (ash)













