Dampak MBG di Posyandu Nusa Indah Sangatta Utara: Kunjungan Warga ke Posyandu Kian Meningkat

Dok. Posyandu Nusa Indah, Gang Mesjid, RT 15, Sangatta Utara.

Halokaltim, Sangatta – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan di posyandu wilayah Sangatta Utara, Kutai Timur, mulai menunjukkan dampak positif. Selain membantu pemenuhan gizi, program ini juga mendorong meningkatnya kunjungan warga ke posyandu.

Salah satunya di Posyandu Nusa Indah, Ketua Posyandu, Rahmi Nur, mengungkapkan bahwa sebelum adanya MBG, partisipasi warga terbilang rendah. Namun dalam satu bulan terakhir sejak program berjalan, jumlah kehadiran ibu dan balita mengalami peningkatan signifikan.

“Kalau sebelumnya banyak warga yang tidak datang, sekarang dengan adanya MBG ini jadi lebih banyak yang hadir,” ujarnya.

Rahmi mengakui, pelaksanaan MBG tidak sederhana karena membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Meski demikian, ia menilai manfaatnya sebanding dengan upaya yang dilakukan, terutama dalam mendukung pemantauan tumbuh kembang anak.

Dok. Pengurus Posyandu Nusa Indah membagikan MBG di Posyandu, Selasa (31/3/2026).

“Setiap habis pembagian MBG, kami ingatkan supaya bulan depan datang lagi. Jadi sekalian kami bisa pantau berat badan anaknya naik atau tidak,” katanya.

Program ini menjangkau tiga RT, yakni RT 28, RT 54, dan RT 15. Melalui kegiatan tersebut, kader posyandu juga lebih mudah mendata dan memantau kondisi balita secara berkala.

Di sisi lain, tantangan tetap ada, terutama dalam mengumpulkan orang tua yang memiliki kesibukan kerja saat waktu pembagian berlangsung.

“Kadang ada orang tua yang masih di kantor saat MBG datang, jadi tidak bisa hadir,” jelas Rahmi.

Sebagai solusi, pihak posyandu sebelumnya memperbolehkan pengambilan makanan di rumah bagi warga yang berhalangan hadir. Namun untuk skema terbaru, pembagian dilakukan dengan makan langsung di tempat, dengan pengecualian tertentu.

“Kalau anak sakit, boleh diwakilkan dengan membawa wadah sendiri,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu penerima manfaat, Wina, mengaku program MBG baru kembali berjalan usai Lebaran, setelah sebelumnya sudah berlangsung sekitar satu bulan.

“Ini pertama lagi setelah Lebaran. Sebelumnya sudah jalan sekitar satu bulan,” ujarnya.

Wina datang ke posyandu untuk mengambil jatah MBG bagi anaknya yang masih balita, berusia hampir dua tahun. Ia menyambut baik program tersebut karena dinilai membantu kebutuhan gizi anak sekaligus mendorong dirinya rutin datang ke posyandu.

Program MBG diharapkan tidak hanya menjadi intervensi pemenuhan gizi, tetapi juga memperkuat fungsi posyandu sebagai garda terdepan layanan kesehatan masyarakat, khususnya bagi ibu dan anak. (Fred).

Billy Bets – Join Billy Bets for non-stop action, big wins, and an unforgettable betting experience anytime, anywhere.